Tersandung di Negeri Matahari Terbit

Jepang, 15 Desember 2015 , Pukul 07.00

                Liburan musim dingin atau lebih dikenal dengan Fuyu ( Bahasa jepang = musim dingin) tahun ini mulai di Bulan Desember, ini adalah liburan pertamamaku  di Negeri Matahari Terbit sejak aku kuliah di Tokyo Agricultural University .

            Saat-saat libur musim dingin adalah saat yang paling ditunggu oleh mereka para student collage’s  non Jepang yang belum pernah merasakan sensasi turunnya salju di Jepang, termasuk penulis . hehehe

“Hawa dingin terus merasuk dan menjalar di seluruh tubuh , tulang-tulangku mulai kedinginan, dan hawa saat respirasi ku mengeluarkan asap..haha, tekanan udara di luar tubuh lebih rendah sehingga untuk menghangatkan diri , tubuhku harus menstabilkannya dengan mengeluarkan seperti asap (hawa kedinginan dari cerobong mulut) ” begitulah konsep biologisnya .

Ini adalah Hari pertamaku libur , dan ku putuskan untuk berjalan-jalan kecil di sekeliling tempat tinggalku, mengenal lebih jauh tempat yang kuranglebih 2-3 tahun kedepan akan menjadi rumahku. Untungnya aku adalah orang yang cepat beradaptasi dengan lingkungan, jadi tak terlalu sulit bagiku tinggal di Negeri Matahari Terbit ini. Bahkan, adaptasi merupakan tantangan tersendiri yang harus aku taklukan pertama kali saat menginjakkan kaki, apalagi statusku sebagai pendatang.

more »

Aku Mulai Menyukaimu

Kamu pernah suka pada seseorang, sesuatu, atau apapun itu?
kita semua pasti pernah merasakan  rasa suka bukan?
mulai dari  suka-sukaan,
suka pada jabatan,
suka pada teman,
suka pada makanan,
suka pada kedudukan,
suka pada seseorang,
suka baca Al’Quran (subhanallah..:))
ya, rasa suka itu memang luas.
tak terbatas pada orang saja,
tak terbatas pada benda saja,
dan tak terbatas pada sesuatu yang terlihat saja,
lebih dari itu rasa suka memiliki makna yang dalam,
more »

Tentang “Rindu” yang belum berujung…

Bogor, 13 Juni 2012
Menunggu fajar, menunggu peristiwa subuh…
Kamu punya mimpi? Kita semua pastinya punya mimpi, ada yang memimpikan hal-hal yang besar, ada yang memimpikan hal-hal yang sederhana.Ada yang kerja keras untuk mewujudkan impiannya, ada yang hanya sekedar bermimpi dan merasa puas dengan bermimpi. Ada juga yang menyusun hidupnya sesuai dengan mimpi-mimpinya. Balok demi balok di susunnya mimpi itu, bata demi bata membentuk sebuah bangunan kehidupan, miliknya.
Tapi, sebenarnya kita semua sudah tahu kan, kalau beberapa hal dalam hidup ini bisa saja tidak berjalan sesuai dengan skenario yang sudah begitu rapi dan cermat disusun?
Dalam kondisi tertentu, selalu saja ada faktor x yang tiba-tiba muncul, tak terdeteksi oleh radar, sama sekali tak terprediksi. Begitulah yang terjadi kepada Rindu.

“Aku Mahasiswa IPB,Aku Cinta Pertanian” No Agriculture No Future,Benarkah??

Di tengah-tengah banyaknya pekerjaan rumah di sektor pertanian muncul kekurang tertarikan generasi muda terhadap sektor ini. Itu ditandai dengan menurunnya minat lulusan siswa menengah atas memilih fakultas pertanian.Berdasarkan analisis hasil SNMPTN 2008, terjadi kekosongan kursi pada program studi di bidang pertanian hingga 50 persen dari daya tampung universitas negeri. Di universitas swasta, angka ini lebih dari 50 persen. Pada saat yang sama, banyak mahasiswa dari Malaysia kuliah tentang pertanian di negara kita. Apakah ini bukan ancaman bagi masa depan sektor pertanian, bahkan bagi masa depan bangsa? more »

SEPENGGAL CERITA BERSAMA BIDIKMISI“Episode : Bersama IPB dan BIDIKMISI, Wujudkan Mimpi Raih Prestasi”

Aku bukan manusia langit,yang bercerita tentang awan dan hujan.Aku juga bukan terumbu karang yang pernah melihat birunya lautan.Aku bukan pula pohon yang yang bisa bermain dengan burung, menyampaikan kabar tentang alam. Namun, aku adalah potongan kehidupan.Aku memiliki rasa, bernafas dengan realita, dan menjadi detak syair nurani bumi.

“SELAMAT ANDA LULUS SELEKSI”,atas nama Anggil Sendi Eriza jurusan Proteksi Tanaman di Institut Pertanian Bogor.Itulah kalimat yang menjadi tonggak awal menuju impianku,tepatnya pada tanggal 18 Mei 2011 pukul 19.30 WIB, aku dinyatakan lulus seleksi SNMPTN Jalur Undangan,bukan main senangnya hingga aku tidak bisa mengutarakan satu katapun,aku hanya terdiam dan menangis.Akupun bergegas pulang, dan segera mengabarkannya pada Orang tua, karena tidak memiliki komputer ataupun laptop jadi saat melihat pengumuman itu aku berada di warnet. Setibanya di rumah, dari pintu rumah yang agak lapuk,aku berteriak “Ibuk… anggil keterima di IPB” Ibukku pun memelukku dengan haru,adikku memberikan ucapan selamat dengan gayanya yang cuek namun penuh kasih sayang. more »

IPB KAMPUSKU TERCINTA

IPB >>> lulus jadi petani (kata orang)

Yaah dan itu membuatku berpikir..

IPB mungkin tak semegah Ganesha

Jaket almamaternya mungkin tak sekemilau jaket kuning

IPB mungkin tak dikejar seperti halnya Gajah Mada.. more »